Tampilkan postingan dengan label LDK Al Hurriyyah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label LDK Al Hurriyyah. Tampilkan semua postingan

Rabu, 28 Agustus 2013

#SaveEgypt with Mading


" Semangat! setiap lelah di jalan dakwah insya Allah akan ada pahalanya "

Kata2 yang sangat menggugah saat kita berada dalam posisi yah bisa dibilang futur. Bukan futur yang tingkat akut sih, tapi tetep aja kan yang namanya futur itu bisa berakibat kurang maksimal dalam kinerja kita. Nah, biar gak futur ada salah satu cara yaitu berkumpul atau minimal bertemu dengan orang-orang sholeh. Dengan begitu kita tersadar bahwa masih banyak loh orang yang sibuk tapi bisa melakukan tugas-tugasnya dengan maksimal. Sedangkan kita hanya punya satu tugas yang sederhana namun terasa susah sekali untuk menyelesaikannya. Itu untuk orang-orang yang cepet sadar tapi bagi orang yang gak sadar-sadar doakanlah agar ia cepet sadar, hehe..


Pagi ini sudah bersiap untuk merombak mading Alhur. Ini juga media buat menghilangkan futur loh. Kan bisa bertemu dengan teman-teman seperjuangan :). Mading Alhur salah satu wajah yang dapat saya ubah bagaimanapun bentuknya sesuai dengan keinginak saya. Tapi kesepakatan juga dengan teman2 sih, hehe. Konten, desain background, bahannya semua sudah disiapkan H-2 sebelum hari ini.

Seperti inilah rencana desan awal mading kita..
Desain ini baru dibuat saat syuro ETT selasa, 27 Agustus sekitar pukul 10.30 sedangkan akan dibuat esok harinya pukul 9.00. Keren kan?? *eh biasa aja yak, hehe.. 



Kenapa desainnya seperti itu?? Karena saat ini kita sedang mengambil tema #SaveEgypt. Yups bener banget. Saudara kita di mesir sana sedang mengalami masalah konflik luar biasa. Banyak orang yang telah terlebih dahulu berjihad dan mati dengan syahid. Melihat hal itu, kita disini tidak bisa tinggal diam. Mulai dari munashoroh, aksi solidariti, penggalangan dana dan sebagainya sudah dilakukan. Dan salah satu media di Alhur ini akan ikut menunjukkan rasa empatinya kepada Mesir. Saat semua bersemangat mengerjakan, sedikit demi sedikit mading berubah wujudnya menjadi..


Lumayan mirip kan?? Hehe..  
Rencana yang terbayangkan Alhamdulillah dapat terlaksana dengan maksimal. Sempat pesimis sih bagai mana nanti jadinya. Namun, dengan kreatifitas yang dimiliki oleh para anggota LDK akhirnya jadilah mading yang diharapkan. Nah, dengan ini InsyaAllah para civitas IPB khususnya mengetahui apa yang terjadi dengan saudara kita dibelahan dunia sana. 

Semoga kepedulian dan doa kita untuk Mesir dapat membantu mereka walaupun memang tidak secara langsung. Dan dengan terbukanya isu ini di mata dunia dapat sedikit demi sedikit menyelesaikan konfliknya. Amiin..

Maka dari itu jangan sampe deh yang namanya futur ketika kita sudah melihat kondisi saudara kita disana yang sampai tidak ada waktu untuk beristirahat. Karena syahid itu tidak bisa didapatkan oleh orang yang hanya bersantai-santai saja kita harus berjihad dengan sebenar-benarnya, ya gak??

#SaveEgypt

Minggu, 21 April 2013

Rihlah with TsiQah

Kebersamaan selalu mengundang senyum, gelak tawa, berbagi, keindahan dan semua hal positif yang tidak terpikirkan sebelumnya. Senda gurau, bercengkraman bersama teman juga membuat kehidupan ini lebih bisa merasakan bahwa banyak hal diluar sana berupa pengalaman dan pengetahuan luar biasa yang mungkin belum kita rasakan.

Hari ini, Ahad, 21 April 2013 salah satu hari yang berharga meskipun setiap hari musti menghargai hari yang sudah terlewati. Tapi yang ini berbeda dengan biasanya. Menjadi bagian dari tim TSIQAH LDK AL HURRIYYAH mempunyai cerita tersendiri dalam hidup ini. Banyak kisah menarik yang tiba-tiba bermunculan ketika bersama mereka. Mulai dari kepribadian tiap orangnya, kemampuan berbicara, wejangan yang tersuguhkan tiap minggunya membuat rasa semangat ini tidak akan mudah padam begitu saja.

Kehadiran mereka membawa warna tersendiri dalam ruang syuro. Ada yang antusias dengan ide kreatifnya, ada yang mencoba meluruskan kesalahan pahaman yang terjadi, ada yang tersenyum malu, ada yang saling menguatkan. Semua berada pada daerah orbitnya masing-masing tanpa membenturkan diri satu sama lain.

Wah narasinya kebanyakan nih..
Sebenernya hanya mau menceritakan salah satu kejadian yang baru saja aku alami bersama tim TSIQAH siang ini.

Alhamdulillah akhirnya rihlah yang sudah direncanakan jauh-jauh hari terlaksana juga. Walaupun ada sedikit kesalahan teknis yang membuat kita berpindah dari tujuan semula. Awalnya kita mau ber-Rihlah di Cifor salah satu tempat wisata bagi mahasiswa ipb. Sebenarnya bagi warga sekitar juga sih, hehe. Memang aku belum pernah kesana dan dalam bayangan ku sebelumnya itu tempat yang bagus, hijau banyak pohonnya, teduh, asri, hamparan danau yang luas dengan semilir angin semerbak nan damai. Setelah berada dan berdiri ditempat itu, ternyata cukup jauh dari bayangn sebelumnya. Beberapa benar tapi banyak yang tidak sesuai dugaan. Mungkin karena baru pertama kali mengunjungi Cifor dengan rintik hujan yang menyambut kedatangan kami sehingga tidak banyak yang bisa dirasakan. Terkecuali untuk hamparan danau yang luas patut diacungkan jempol. Musik rege yang terniang dari pintu masuk sampai pada sumber ia keluar juga mengiringi langkah kaki para pejuang Tsiqoh yang mau merasakan kenikmatan rihlah ini. Tapi tentu itu bukan bagian dari kebiasaan kader dakwah yang setiap harinya berkutik dengan lagu nasyid, murotal Qur'an dan sebagainya.

Melihat kondisi yang tidak memungkinkan kita untuk bercengkraman,  pada akhirnya tujuan kita berpindah ke ICTF, Taman Taiwan lah bahasa gampangnya, hehe. Berbeda sekali dengan tempat sebelumnya. Disinilah tempat yang benar-benar kita cari buat rihlah. Mengagumi kuasa Allah akan ciptaan-Nya. Hamparan rumput hijau, berbagai tanaman buah berjejer dalam kerangkanya. Bunga teratai merah yang bermunculan di danau membuat seakan segala ketidakpuasan berubah menjadi kedamaian yang tak ternilai harganya. eeaa..

Seusai sholat Dzuhur kita sama-sama berkumpul berbagi kisah waktu pertama kali masuk LDK dan diminta menjadi seorang Qiyadah seperti sekarang ini. Tak lupa juga mengungkapkan goal yang akan dihasilkan bersama LDK kedepannya mengiringi kisah awal masuk LDK itu sendiri. Banyak jawaban yang tak ada dalam benakku sebelumnya. Jawaban para qiyadah pejuang dakwah yang sangat luar biasa terdengar bahkan sekarang juga masih terniang2 di telingaku. Kalau boleh dibandingkan mungkin apa yang aku rasakan selama ini hanyalah mencoba mengikuti orang lain saja, tidak menjadi diri sendiri seperti mereka yang membuat dan meyakinkan diri mereka bahwa mereka memang memilikinya.Setiap orang disana memaparkan bagaimana perasaan mereka ketika suatu amanah yang diberikan Allah datang menghampiri dirinya. Banyak cerita tersendiri untuk itu. Setiap orang berhak menanggapi berdasarkan kondisi dan situasi yang mereka rasakan saat itu.

Salah banyak pernyataan teman-teman yang aku kagumi adalah ketika mereka mendukasikan seluruh kontribusinya untuk LDK. Walaupun masih ada amanah yang mereka pegang, mereka tidak ragu mengatakan bahwa "maaf, saya ada agenda alhur" dan itu yang membuat kita berbeda dengan organisasi yang lain. Masih berharap alhur agar tetap terasa keeksistensiannya di kampus ini. Bukan seberapa berhasilnya agenda yang diadakan tapi seberapa terasanya keberadaan alhur dalam diri setiap orang. Intinya seberapa besar alhur bermanfaat bagi mahasiswa ipb khususnya.



Ketika hati ini sudah bertekad menyamakan suhu
Ketika hati ini sudah menyatukan azzamnya
Ketika hati ini diserahkan untuk dakwah
Maka hanya ada aku, kamu, dan Allah saja yang menjadi saksi atas perjuangan ini.

Jumat, 15 Februari 2013

Senandung Ukhuwah "Mentari2012"

 
Diawal kita bersua
Mencoba untuk saling memahami
Keping-keping dihati
terajut dengan indah
Rasakan persaudaraan kita

Dan masa pun silih berganti
Ukhuwah dan amanah tertunaikan
Berpeluh suka dan duka
kita jalani semua
semata mata harapkan ridhoNYA

Sahabat tibalah masanya
Bersua pasti ada berpisah
Bila nanti kita jauh berpisah
Jadikan rhobitoh pengikatnya
jadikan doa ekspresi rindu
Semoga kita bersua disyurga
 
.::Senandung Ukhuwah-Sigma::.